Hambatan Stigma ABK


KLASIFIKASI BERKEBUTUHAN KHUSUS (PENYANDANG CACAT)

• TUNANETRA (VISUAL IMPAIRMENTS)

• TUNARUNGU WICARA (HEARING IMPAIRMENTS AND SPEEC)

• TUNAGRAHITA (MENTAL RETERDATION)

• KERUSAKAN FISIK DAN GANGGUAN KESEHATAN (PHYSICAL AND OTHER HEALTH)

• TUNALARAS (BEHAVIOR DISORDERS)

• ANAK BERBAKAT (GIFTED AND TALENTED)

• KESULITAN BELAJAR (LEARNING DISABILITIES)

• CACAT BERAT/CACAT GANDA (SEVERE AND MULTIPEL HANDICAPS)

TUNANETRA

TUNANETRA adalah seseorang yang mengalami kelainan pada indera penglihatan dimana ketajaman penglihatan kurang dari 20/200, dan memerlukan layanan khususnya membaca dan menulis braille.

KLASIFIKASI DAN
KARAKTERISTIK

KLASIFIKASI

Buta total(The Blind)

Buta sebagian (low vision)

KARAKTERISTIK

Kognifit,intelegensi anak tunanetra tidak berbeda dengan anak awas pada umumnya.

Motorik, perkembangan motorik cenderung lambat karena perlu adanya koordinasi fungsional antara sistem syaraf dan otot, fungsi psikis serta kesempatan yang diberikan pada lingkungan.

Emosi, emosi yang tidak seimbang atau pola emosi yang negatif dan berlebihan (perasaan takut, cemas, iri hati, malu, dll).

Sosial, perkembangan sosial anak tunanetra bergantung pada perlakuan dan penerimaan lingkungan.

Kepribadian, ragu-ragu, rendah diri,(percaya diri berlebih)curiga, mempertahankan diri, menyalahkan orang lain,dll.

HAMBATAN-HAMBATAN

MASALAH YANG DIHADAPAI ANAK TUNANETRA

Anak tunanetra cenderung memiliki berbagai masalah baik yang berhubungan dengan masalah pendidikan, sosial, emosi, kesehatan, pengisian waktu luang, maupun pekerjaan. Permasalahan tersebut perlu diantisipasi dengan memberikan layanan pendidikan, arahan, bimbingan, latihan dan kesempatan yang luas bagi anak tunanetra sehingga permasalah yang timbul dlm berbagai aspek dapat ditanggulangi sedini mungkin

TUNARUNGU WICARA

TUNARUNGU WICARA adalah seseorang yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar yang disebabkan oleh kerusakan atau tidak berfungsinya sebagian atau seluruh alat pendengaran sehingga ia mengalami hambatan dalam perkembangan bahasanya.

KLASIFIKASI

Sangat ringan : 25desibell-40 desiBell

Ringan : 41 dB- 55 dB

Sedang : 56 dB- 70 dB

Berat : 71 dB- 90 dB

Sangat berat : 91 dB-lebih

PHILOSOFI KOMUNIKASI

KARAKTERISTIK

Kognitif, sama dengan anak normal tetapiketerbatasan informasi dan daya abstraksi anak,

Emosi, keragu-raguan, kebimbangan, bertindak agresif, mudah curiga, menutup diri,dll

Sosial, berbagai konflik, kebingungan, ketakutan karena hidup dlm lingkungan yang bermacam-macam dan beraneka ragam komunikasi/bahasanya.

Perkembangan kepribadian banyak ditentukan oleh hubungan antara anak dan orangtua terutama ibunya.

HAMBATAN-HAMBATAN

Sehubungan dengan karakteristik anak tunarungu yaitu : kurang kosa kata, sulit memahami kata-kata abstrak, kata kiasan, gangguan bicara, maka anak tersebut memelukan pendidikan layanan khusus misal sekolah di SLB atau sekolah umum tapi perlu disediakan program khusus bila mereka tidak mampu mempelajari bahan pelajaran seperti anak normal.

TUNAGRAHITA

TUNAGRAHITA adalah anak yang kecerdasannya dibawah rata-rata yang ditandai oleh keterbatasan inteligensi (IQ di bawah 70) dan ketidakcakapan dalam interaksi sosial.

KLASIFIKASI

TUNAGRAHITA

RINGAN IQ 70-55

SEDANG IQ 54-40

BERAT IQ 39-25

SANGAT BERAT IQ 24 KEBAWAH

KARAKTERISTIK

• Keterbatasan intelegensi

• Keterbatasan sosial

• Keterbatasan fungsi-fungsi mental lainnya

HAMBATAN-HAMBATAN

Daya assosiasi, daya ingat, konsentrasi,penalaran dan persepsi yang sangat terbatas, sering lupa, kemampuan berpikir cenderung konkrit,dll

Sosial-emosi anak cenderung berperilaku impulsif, hiperaktif/hipoaktif, agresif serta terkesan suka melanggar norma. Tingkat perkembangan moral kadang anak sulit berpikir jauh kedepan dan kurang paham tentang sebab akibat.minat bermain sesuai dengan umur mentalnya.

TUNADAKSA

TUNADAKSA :Seseorang yang mengalami suatu kondisi yang menghambat kegiatan individu, sebagai akibat kerusakan atau gangguan pada tulang atau otot sehingga mengurangi kapasitas normal individu untuk mengikuti pendidikan.

KLASIFIKASI

KERUSAKAN SEJAK LAHIR/KETURUNAN

KERUSAKAN PADA WAKTU KELAHIRAN

KERUSAKAN SESUDAH KELAHIRAN

KARAKTERISTIK

Mudah tersinggung, kesulitan menyesuaikan diri, curiga pada orang lain, sikap rendah diri, frustasi, merasa tidak pantas, merasa benci, kecemasan/khawatir dll.

HAMBATAN-HAMBATAN

AKSESBILITAS

KETERBATASAN ANGGOTA GERAK

MEMERLUKAN LAYANAN PENDIDIKAN

Ø Pendidikan terpadu atau inklusi

Ø SLB

sumber

Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s